Webinar Internasional KPI IAIN Gorontalo: Kupas Evolusi Sinematografi Bersama Pakar Jerman

KPI IAIN Gorontalo

KPI – Di era digital saat ini, pemahaman teknologi visual dan sinematografi menjadi kompetensi krusial bagi para akademisi maupun praktisi komunikasi Islam. Menjawab tantangan tersebut, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo sukses menggelar webinar internasional bertajuk “The Evolution of the Digital Canvas: A Retrospective and Future Outlook on Cinematography”. (22/08/23)

Acara virtual melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan pakar internasional terkemuka, Prof. Ulrich Martin Plank dari Senior Expert Service (SES) Jerman.

Prof. Uli, sapaan akrabnya, merupakan figur yang sangat dihormati dalam industri visual Eropa. Beliau berkarier sebagai Autor und Fachberater für digitale Kinematografie, Postproduktion und 3D Animation (Penulis dan Konsultan Ahli Sinematografi Digital, Pascaproduksi, dan Animasi 3D).

Transformasi Kanvas Digital dan Era Kolaborasi

Dalam pemaparannya, Prof. Uli mengajak peserta menelusuri jejak evolusi kanvas digital dalam dunia perfilman. Ia menjelaskan secara komprehensif transisi dari pita seluloid ke sensor digital. Selain itu, ia juga mengupas bagaimana teknologi canggih masa kini seperti kolaborasi cloud, real-time rendering, dan Kecerdasan Buatan (AI) mulai mendefinisikan ulang batas pascaproduksi dan animasi 3D.

“Sinematografi hari ini bukan lagi sekadar proses merekam gambar melalui lensa, melainkan tentang bagaimana kita mengelola, memanipulasi, dan mengomunikasikan data digital tersebut menjadi sebuah mahakarya visual yang utuh,” tegas Prof. Uli.

Oleh karena itu, ia menambahkan bahwa pembuat film dan komunikator visual modern harus mampu menguasai kanvas digital secara kolaboratif demi menembus batas-batas geografis.

Antusiasme Lintas Negara dan Momentum Strategis

Webinar internasional ini berhasil memantik antusiasme tinggi sepanjang acara. Tidak hanya mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo yang hadir, puluhan mahasiswa asing dari berbagai universitas di luar negeri turut berpartisipasi aktif. Alhasil, interaksi lintas negara ini menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan kaya perspektif global.

Kehadiran pakar Jerman ini menjadi momentum strategis bagi mahasiswa KPI IAIN Gorontalo. Kegiatan ini bukan sekadar ajang transfer ilmu teknologi perfilman, melainkan langkah konkret jurusan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan berstandar global. Khususnya dalam konteks penyiaran Islam, kemampuan memproduksi visual yang sinematik dan modern merupakan kunci utama dalam merancang strategi dakwah yang efektif pada era media baru.

Selama sesi tanya jawab, para peserta dari dalam dan luar negeri saling bertukar pikiran secara interaktif. Mereka mendiskusikan berbagai tantangan teknis dalam pascaproduksi serta peluang karier di industri kreatif global bersama Prof. Uli.

Kesuksesan webinar internasional ini semakin memantapkan komitmen Jurusan KPI IAIN Sultan Amai Gorontalo. Ke depannya, jurusan ini akan terus menghadirkan program akademik berkualitas tinggi, memperluas jejaring global, serta mencetak lulusan komunikasi Islam yang adaptif terhadap teknologi media mutakhir.