KPI – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Workshop Penyiaran Islam Digital. Pihak kampus menggelar agenda bertaraf internasional ini secara hibrida dari Gedung Aula Rektorat Lantai 4 pada Rabu (14/9/2022).
Workshop Penyiaran Islam Digital Gandeng Pakar Jerman
Panitia mengangkat tema “Creative Islamic Broadcasting in the Digital Era: Balancing Media Aesthetics, Cyber Activism, and Scientific Literacy”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Ulrich Martin Plank, pakar dari Senior Experten Service (SES) Jerman. Beliau memaparkan taktik jurnalisme data untuk menyaring hoaks medis dan sains.
Akademisi KPI IAIN Sultan Amai Gorontalo, Taufik R. Talalu, M.I.Kom, turut membedah kesiapan praktisi penyiaran. Ia mengajak para peserta mempraktikkan aktivisme siber yang sehat di ruang digital lokal. Pihak penyelenggara mendesain materi ini agar mahasiswa mampu memproduksi konten kreatif berbasis data ilmiah.
Urgensi Literasi Ilmiah dalam Workshop Penyiaran Islam Digital
Laju media baru menuntut para pendakwah menyelaraskan estetika visual dengan akurasi keilmuan. Banyak oknum menyebarkan disinformasi kesehatan menggunakan balutan narasi agama. Oleh karena itu, pengelola program studi menargetkan peningkatan wawasan global mahasiswa KPI untuk menekan peredaran hoaks tersebut.
Sebanyak 60 mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo dan 40 mahasiswa asing dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) mengikuti rangkaian acara ini. Dekan FUD membuka workshop secara resmi setelah ketua panitia dan Ketua Prodi KPI menyampaikan laporan. Para peserta kemudian melakukan tanya jawab interaktif dengan narasumber hingga acara selesai.
Humas: Alkap Prayoga
